Keluarga PERMATETA FTP UGM 2011

Tentara pangan Indonesia .

Keluarga Departemen Pengabdian Masyarakat PERMATETA UGM

Foto Bersama dengan Masyarakat Desa Percontohan untuk Belajar Pembuatan MOCAF.

Keripik Jamur Merapi "KRPPI"

Cocok buat Oleh-oleh dan Lauk atau dll, Pemesanan dan info Hub 085643972161.

Postingan Terbaru

Cara Mengatasi Hama Lalat pada Sapi.

Pertanian Indonesia Kini dan Nanti

Mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia Berbasis Teknologi Pertanian.

Selasa, 12 Februari 2013

Mikrobiologi di bidang Teknologi Pertanian



Mikrobiologi di bidang Pertanian sudah ada Sejak Lama



     Mikrobiologi merupakan ilmu terapan yang memanfaatkan mikroorganisme (mikroba) sebagai alat untuk peningkatan kualitas hidup manusia. Pada awalnya pemanfaatan mikroba hanya berkisar pada industri makanan saja. Seiring dengan berkembang nya ilmu pengetahuan, mikroba pun banyak digunakan untuk kegiatan manusia yang lainnya seperti pengelolaan limbah, pengembangan ilmu pengetahuan di bidang rekayasa genetika dan lain sebagainya.

      Sesuai dengan namanya, pada program studi Mikrobiologi teman-teman akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan mikroba. Hal ini tentu akan berbeda dengan program studi Biologi yang cakupan ilmunya lebih luas. Di prodi Mikrobiologi teman-teman tentu tidak banyak berhubungan langsung dengan tumbuhan dan hewan, walaupun tetap ada interaksi antara mikroba dengan tumbuhan dan hewan, misalnya untuk masalah yang berkaitan dengan penyakit tanaman, penyakit infeksi, dsbnya. Di prodi Mikrobiologi teman-teman akan belajar teknik rekayasa genetika, kultur sel, teknologi fermentasi, pembuatan makanan yang prosesnya melibatkan mikroba, dll.

  Teknik rekayasa gen dan kultur sel tentunya akan banyak berhubungan dengan ilmu mikrobiologi karena mikroba (terutama plasmid) merupakan alat yang digunakan untuk menyisipkan gen ke dalam organisme lain. Misalnya, ketika kita ingin memasukkan gen anti hama pada tumbuhan tertentu maka kita akan mengambil plasmid dari suatu bakteri kemudian kita sisipkan gen anti hama. Setelah proses tersebut selesai, bakteri akan dimasukkan ke tanaman.

  Dengan kuliah di mikrobiologi, teman-teman pun dapat memanfaatkan berbagai pengetahuan yang ada untuk membuat berbagai jenis makanan sehat yang prosesnya menggunakan mikroba atau langsung memanfaatkan mikroba yang ada. Misalnya, yogurt dan keju. Dua jenis makanan ini merupakan makanan yang proses pembuatannya dibantu oleh mikroba. Takaran dan jenis mikroba yang digunakan akan mempengaruhi rasa yogurt dan keju yang dihasilkan dari proses fermentasi.

    Selain itu, kini mikroba mulai digunakan untuk mengatasi masalah limbah. Misalnya, pada saat pengangkutan minyak bumi dari pengeboran lepas pantai atau distribusi minyak bumi dari satu tempat ke tempat yang lain. Jika terjadi kebocoran di laut sehingga mengakibatkan tumpahan minyak bumi (yang tentunya mencemari laut), mikroba tepatnya bakteri tertentu memiliki kemampuan untuk membantu proses pembersihan laut. Caranya ? Bakteri tersebut akan “memakan” minyak yang ada.

     Pada jaman dahulu mikribiologi digunakan untuk membuat wine. Minuman Wine merupakan minuman beralkohol yang biasanya terbuat dari jus anggur yang difermentasi.  Keseimbangan sifat alami yang terkandung pada buah anggur, menyebabkan buah tersebut dapat difermentasi tanpa penambahan gula, asam, enzyme, ataupun nutrisi lain. Wine dibuat dengan cara memfermentasi jus buah anggur menggunakan khamir dari type tertentu. Yeast tersebut akan mengkonsumsi kandungan gula yang ada pada buah anggur dan mengubahnya menjadi alcohol.  Perbedaan varietas anggur dan strain khamir yang digunakan, tergantung pada type dari wine yang akan diproduksi

     Salah satu penggunaan mikrobiologi adalah pembuatan tempe. Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, sepertiRhizopus oligosporusRh. oryzaeRh. stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus, sehingga membentuk padatan kompak berwarna putih. Beberapa fermentasi tersebut secara umum dikenal sebagai ragi tempe. Banyak sekali jamur yang aktif selama fermentasi, tetapi umumnya para peneliti menganggap bahwa Rhizopus sp merupakan jamur yang paling dominan. Jamur yang tumbuh pada kedelai tersebut menghasilkan enzim-enzim yang mampu merombak senyawa organik kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga senyawa tersebut dengan cepat dapat dipergunakan oleh tubuh.


      Jamur Rhizopus oryzae merupakan jamur yang sering digunakan dalam pembuatan tempe. Jamur Rhizopus oryzae aman dikonsumsi karena tidak menghasilkan toksin dan mampu menghasilkan asam laktat. Jamur Rhizopus oryzae mempunyai kemampuan mengurai lemak kompleks menjadi trigliserida dan asam amino. Selain itu jamur Rhizopus oryzae mampu menghasilkan protease. Rhizopus sp tumbuh baik pada kisaran pH 3,4-6. Pada penelitian semakin lama waktu fermentasi, pH tempe semakin meningkat sampai pH 8,4, sehingga jamur semakin menurun karena pH tinggi kurang sesuai untuk pertumbuhan jamur. Secara umum jamur juga membutuhkan air untuk pertumbuhannya, tetapi kebutuhan air jamur lebih sedikit dibandingkan dengan bakteri. Selain pH dan kadar air yang kurang sesuai untuk pertumbuhan jamur, jumlah nutrien dalam bahan, juga dibutuhkan oleh jamur. Pada tempe terdapat jamur Rhizopus oryzae yang mengalami fermentasi. Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik(sedikit oksigen). Di bidang teknologi pertanian modern, pembuatan pakan fermentasi juga merupakan aplikasi dari ilmu mikrobiologi

    Pada saat ini mikrobiologi bahkan digunakan untuk proses pengawetan makanan, contohnya melalui pengalengan. pasteurisasi, dan lain-lainnya. Di Bidang Industri makanan, ilmu mikrobiologi banyak digunakan. bahkan menjadi produk yang terkenal sampai luar negeri.



referensi :

Pembuatan Tempehttp://liajegeg2.blogspot.com/2012/12/pembuatan-tempe.html. Diakses pada hari Selasa, 12 Februari 2013 pukul 09.40

PEMBUATAN WINE. http://lordbroken.wordpress.com/2010/06/14/pembuatan-wine/. Diakses pada hari Selasa, 12 Februari 2013 pukul 09.35

Program Studi Mikrobiologi - Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (Program Sains). http://www.itb.ac.id/usm-itb/Prodi/104.htm. Diakses pada hari Selasa, 12 Februari 2013 pukul 09.30









Sabtu, 02 Februari 2013

Pandan Laut : Bernilai Emas dari Pinggiran Tepi Pantai

Meraup Untung dengan Usaha Anyaman Pandan Laut

sumber gambar : 
http://www.tropicalplantbook.com/garden_plants/awebsite%202011/big_pics/pq/pandanus-odora-02F-.jpg

Indonesia terdiri dari berbagai kepulauan, panjang pantai Indonesia merupakan salah satu yang terpanjang di dunia. Sedikit orang menyadari ada usaha potensial yang sangat besar dengan adanya fakta ini. 
Apabila kita ke pesisir pantai, tak kan lepas kita temukan suatu tanaman yang berdaun duri. yap, itu adalah PANDAN LAUT. di berbagai daerah seperti ciamis tanaman ini dimanfaatkan untuk dijadikan berbagai macam kerajinan. salah satunya anyaman.

Dari anyaman tersebut kemudian dibentuk menjadi tas, sandal, box tissue, dan berbagai macam kriya lainnya. Tidak tanggung-tanggung, hasil produk kerajinan anyaman pandan di Ciamis sudah tembus ke benua eropa. Tentunya dipasaran nasional juga sangat potensial. Yang menarik dari usaha ini adalah 
  1. bahan tersedia melimpah dan bebas
  2. daya tahannya yang cukup lama
  3. mudah dalam produksinya
Akan tetapi, potensi yang besar ini belum digarap. bahkan oleh masyarakat pesisir itu sendiri. Usaha ini tentunya dapat dijadikan lahan tambahan biaya hidup ketika laut tidak bersahabat untuk menangkap ikan.
Proses dalam pembuatan anyaman pandan laut relatif mudah, caranya adalah sebagai berikut :
  1. potong daun pandan laut yang cukup panjang
  2. sisir daun pandan menjadi beberapa helaian kecil, lebar krg lebih 1 cm
  3. kemudian, direndam dengan air kapur selama 10 menit
  4. Ditiriskan dan dijemur dengan sinar matahari sampai kering
  5. Apabila ingin diwarnai, tinggal direndam dalam air yg sudah diberi pewarna alami/buatan
  6. Dikeringkan kembali sampai kering
  7. Setelah kering, baru dianyam sesuai keinginan
Siapakah contoh pengusaha yang telah berhasil mengembangkan usaha ini?
ini dia diantaranya, silakan anda berkunjung ke websitenya
http://www.kriyalea.com/tas-etnik-dari-pandan-laut/ 
http://sofhiehandycraft.multiply.com/photos/album/41/Sandal_Anyaman_Pandan_Laut

dan disini tersedia cemilan sehat: http://keripikjamurmerapi.blogspot.com/#

Jumat, 01 Februari 2013

Dasyatnya Tanaman Seinseveira

Seinseveira : Dasyat, sepotensial keuntungannya sepotensial manfaatnya
dapat digunakan sebagai tanaman hias untuk menetralisir radiasi elektronik dan Mampu Bersihkan 107 Racun Polutan Dalam Ruangan

sumber gambar :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWD0wKzc7biN4Dc-7FGLr1LoR7_TXnlVicmg_j9wf0XgO751QHl5Bokj5xyF7_tNPi6Yok8Vce-JC-oiTNDd6li1uuJSMhN1It0n3fUWYMeirgqi8nzsgcOOrNLcN6bP0yLQ7ht_d_vz_W/s1600/tanaman+lidah+mertua.jpg


Seinseveira dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. Seinseveira tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian.
Di Jepang, Seinseveira digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan. Banyak digunakan sebagai tanaman hias, tanaman yang di Indonesia dikenal dengan nama lidah mertua ini merupakan tanaman cemara abadi yang toleran terhadap kurangnya air dan hujan.
Ilmuwan menemukan bukti bahwa tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap formaldehida, nitrogen oksida dan berbagai bahan kimia lain yang hadir di udara dan disebut-sebut sebagai tanaman antipolutan juga penangkal radiasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Seinseveira mampu menyerap 107 jenis racun.
Siapa yang menyangka, tanaman hias Lidah Mertua yang dalam bahasa latinnya disebut Sansevieria atau Sansivera ternyata mampu menyerap bau, polusi, bahkan radiasi nuklir.

Ini dibuktikan dari sebuah fakta menarik, bahwa Lembaga Penerbangan Antariksa AS (NASA) menanam ribuan sansevieria di dekat instalasi nuklirnya. 

Lokasi penanaman ini hanya berjarak sekitar 10-25 meter dari instalasi nuklir tersebut. 

Apabila suatu saat terjadi kebocoran, maka ribuan sansevieria tersebut akan meredamnya.

Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa Sanseveira mampu menyerap 107 jenis racun. Termasuk racun-racun yang terkandung dalam polusi udara (karbonmonoksida), racun rokok (nikotin), bahkan radiasi nuklir.

Riset lainnya dapat disimpulkan bahwa untuk ruangan seluas 100m3 cukup ditempatkan Sansevieria Lorentii dewasa berdaun 5 helai agar ruangan itu bebas polutan.

Ciri spesifik yang jarang ditemukan pada tanaman lain adalah mampu hidup pada rentang suhu dan cahaya yang luas, sangat resisten terhadap polutan, bahkan mampu menyerapnya. Ada beragam bentuk Seinseveira baik dalam bentuk maupun warnanya. yang bisa diperoleh dari persilangan maupun mutasi. Bila dilakukan stek daun mestinya anakan akan sama dengan induknya, namun pada Seinseveira sering terjadi mutasi sehingga anakannya berbeda dengan induknya. Kenyataan inilah yang membuat keberagaman Seinseveira semakin banyak.


Kegunaannya yang lain :
  • Bisa menyerap polusi asap rokok , polutan lain.
  • Juga bisa untuk merangsang pertumbuhan rambut , mencegah  diabetes dan  pengobatan kanker.
  • Dan yang penting untuk kita , pengguna internet, adalah Sansevieria ini bisa menyerap radiasi dari computer, tv juga hp.
  • Tanaman ini amat gampang tumbuh dengan air dan  sinar matahari  yang kurang , jadi bisa ditaruh dalam rumah , dekat dengan computer ,tv , hp  dalam kamar , sesekali dijemur agar segar dan subur.



Setiap orang mengharapkan rumahnya terisi oleh udara segar, karena dapat menjadikan rumah itu sangat nyaman untuk ditinggali. Jadi, apabila rumah anda ingin terasa segar udaranya, maka tips ini dapat dicoba 
selamat mencoba

referensi :

  1. http://green.kompasiana.com/penghijauan/2012/10/03/lidah-mertua-netraliser-radiasi-elektronik-dan-banyak-manfaat-lain-498190.html
  2. http://teknologitinggi.wordpress.com/2012/12/01/seinseveira-lidah-mertua-mampu-bersihkan-107-racun-polutan-dalam-ruangan/