Keluarga PERMATETA FTP UGM 2011

Tentara pangan Indonesia .

Keluarga Departemen Pengabdian Masyarakat PERMATETA UGM

Foto Bersama dengan Masyarakat Desa Percontohan untuk Belajar Pembuatan MOCAF.

Keripik Jamur Merapi "KRPPI"

Cocok buat Oleh-oleh dan Lauk atau dll, Pemesanan dan info Hub 085643972161.

Postingan Terbaru

Cara Mengatasi Hama Lalat pada Sapi.

Pertanian Indonesia Kini dan Nanti

Mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia Berbasis Teknologi Pertanian.

Rabu, 23 Januari 2013

Buah Sirsat, satu buah seribu manfaat






Buah Sirsak yang bernama latin Annona Muricata, Di negara kita sendiri buah sirsak dikenal dengan berbagai sebutan yaitu nangka sebrang, nangka landa (Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), serta jambu landa (di Lampung). Penyebutan "belanda" dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti "kantung asam") menandakan bahwa buah ini masuk ke Indonesia pada masa pemerintah kolonial Hindia-Belanda menginfasi Nusantara pada abad ke-19. Berikut ini adalah manfaat buah dan daun sirsak untuk pengobatan dan kesehatan.


Khasiat dari daun sirsak daun sirsak memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat,dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi),effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.

Banyak orang yang tidak tahu dengan manfaat dari daun sirsak daun sirsak yang ada di sekitar rumahnya. Sebetulnya selain buah sirsak yang enak, daun sirsak mempunyai kelebihan tersendiri. Daun sirsak tersebut digunakan sebagai jamu tradisional dalam menyembuhkan beberapa penyakit penting termasuk kanker. Hal ini pertama kali ditemukan oleh orang amerika pada awal tahun 90-an dalam suku-suku (tribes) di Amazon.

Menurut Ervizal AM Zuhud (kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor) penelitian buah dan daun sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena ‘mengancam’ kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga buah sirsak murah. Hasil penelitian itu, ‘Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan didunia maya.

Ternyata, dari daun satu macam tanaman ( daun sirsak ) terkandung manfaat luar biasa untuk pengobatan yang kalau dilakukan msak) urni secara medis dengan bantuan obat kimia menghabiskan biaya cukup besar. Mungkin bagi anda yang keluarga, tetangga, atau temannya ada yang mengidap kanker informasi ini bisa disebarkan karena mungkin akan bermanfaat bagi ikhtiar mereka dalam mencari kesembuhan dari penyakitnya.

Studi di Purdue University membuktikan bahwa daun graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan paru-paru.
Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan jika pohon ajaib dan buah dan daun Sirsak nya ini bisa:
  1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambutrontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
  2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
  3. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
  4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
  5. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.
  6. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat.
  7. Resep2 pengobatan tradisional dengan sirsak sbb
  8. Pengobatan Kanker.
  9. 10 lembar daun sirsak yg tua direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, minum 2 kali per hari selama 2 minggu. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan
  10. lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.
  11. Sakit Pinggang.
  12. 20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.
  13. Bayi Mencret.
  14. Buah-sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
  15. Ambeien.
  16. Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  17. Bisul.
  18. Daun sirsak yang masih muda secukupnya, tempelkan di tempat yang terkena bisul.
  19. Anyang-anyangen.
  20. Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.
  21. Sakit Kandung Air Seni.
  22. Buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
  23. Penyakit Liver. Puasa makanan lain, hanya minum juice sirsak selama 1 minggu
  24. Eksim dan Rematik. Tumbuk daun sirsak sampai halus dan tempelkan di bagian yang sakit
  25. Bunga sirsak dapat digunakan utk menyembuhkan katarak tapi bagaimana penggunaannya saya belom tau.dll


Buah sirsak mengandung banyak vitamin, namun yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak menjadikan buah ini sebagai antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan.


Sementara itu kandungan lain yang terdapat pada buah sirsak adalah Mineral, yaitu fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis atau tulang kropos. Bukan hanya gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.

Jika kita mengkonsumsi 100 g daging buah sirsak maka kita sudah memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak juga kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.


daftar pustaka
http://adekabang.wordpress.com/2011/01/30/khasiat-buah-sirsak/
http://www.sahabatsehat.info/2012/12/manfaat-daun-sirsak-dan-buah-sirsak.html

Senin, 03 September 2012

Sekedar Info Mengenai Pakan Ternak Sapi/Kambing

Konsentrat

Konsentrat Sapi Ternak ruminansia memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengkonversikan bahan pakan yang berkualitas rendah menjadi produk hasil ternak yang berkualitas tinggi. Kemampuan ini karena adanya mikroorganisme yang mampu memanfaatkan bahan pakan yang berserat kasar tinggi menjadi sumber energi, perombakan serat ini dilakukan oleh bakteri sellulolitik dengan bantuan enzym sellulase yang dihasilkannya. Mampu memanfaatkan protein berkualitas rendah menjadi sumber protein yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh ternak.
Berbeda dengan unggas, ternak ruminansia mampu memanfaatkan sumber Nitrogen dari bahan baku yang mengandung nitrogen seperti halnya urea, ammonia, biuret diubah menjadi protein mikrobial yang memiliki kualitas yang lebih tinggi untuk diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh ternak. Dalam pembuatan konsentrat sapi kualitas protein bahan tidak mutlak, mengingat adanya kemampuan bakteri rumen yang mampu menyediakan sumber protein yang dapat mencukupi kebutuhan ternak.
Hal ini dapat maksimal bila sapi mengkonsumsi ransum yang betul betul diperhitungkan zat-zat makanan yang dapat menstimulir pertumbuhan dan perkembangan populasi mikroba dalam rumen, sehingga mampu mencerna secara maksimal semua pakan yang dikonsumsi. Bahan yang umum digunakan dalam pembuatan konsentrat sapi pada umumnya relatip lebih rendah harganya dibandingkan harga bahan untuk unggas. Ketersediannya didalam negeri cukup terjamin, dari berbagai percobaan dilapangan telah banyak limbah pertanian dan hasil ikutan pabrik yang dapat digunakan sebagai pakan sapi. Agar konsentrat dapat memberikan hasil yang maksimal, harus mengetahui riwayat perlakuan pada bahan sebelumnya, berapa besar batasan penggunaan bahan. Hal ini disebabkan adanya faktor pembatas yang akan mengakibatkan tidak disukainya oleh ternak (palatabilitas rendah), kecernaan jadi menurun dan pada gilirannya akan menurunkan konversi pakan. Ukuran partikel konsentrat sapi ini berbeda-beda berdasarkan kebiasaan dalam pemberian pakannya.
Para peternak sapi perah menghendaki ada tekstur konsentrat lembut dengan ukuran saringan (srceen) 4mm. Hal ini berhubungan dengan kebiasaan pemberian pakan yang dicampur air (dikombor). Bila tekturnya kasar makan sebagian bahan bahan akan mengambang, keadaan ini tidak disukai.
Pemberian pakan dalam keadaan basah ini sebetulnya kurang baik,mengingat konsentrat yang tersisa dalam bak pakan akan menjadi asam dan menjadi sumber penyakit (tumbuhnya bakteri pathogen) yang dapat menyebabkan ternak sakit . Kebiasaan pemberian pakan di Feedlot (tempat penggemukan sapi) dimana pemberian konsentrat diberikan dalam jumlah yang banyak 70% sampai 80% dari total konsumsi, pemberian dalam bentuk kering lebih praktis dan menghemat tenaga kerja . Tektur yang dikehendaki oleh ternak sapi penggemukan biasanya kasar. Dalam pembuatannya bahan-bahan yang masih berbentuk bongkahan terlebih dahulu dihancurkan satu kali tanpa menggunakan saringan, produk yang dihasilkan diameternya kurang lebih 1 cm.


Jerami Fermentasi

Ternak ruminansia (sapi, kerbau, domba dan kambing) dapat memanfaatkan sisa-sisa hasil pertanian seperti jerami padi. Pada musim kemarau, jerami padi (kering) merupakan pakan ternak utama.
Jerami padi sebagai pakan mempunyai be-berapa kelemahan yaitu rendahnya kecernaannya karena tingginya kandungan serat (berlignin) dan rendahnya kandungan nilai gizi (protein, bahan organik, dsb). Upaya untuk membantu meme-cahkan permasalaahan kuantitas dan kualitas pakan adalah dengan menggunakan teknologi fermentasi.
Pada prinsipnya, penggunaan jerami fermentasi dapat dilakukan dengan menggunakan jerami segar habis panen atau jerami kering. Pada saat jerami padi melimpah seperti setelah selesai panen, jerami dapat difermentasi untuk selan-jutnya disimpan hingga 6 bulan dari pembuatan. Ditinjau dari kuantitas nutriennya (nilai gizi), fermnetasi dapat meningkatkan nilai gizi jerami. 
PERSYARATAN
Kadar air jerami padi 40-45 %.
Terlindung dari hujan dan sinar matahari secara langsung.

BAHAN-BAHAN
Jerami kering atau jerami segar setelah diangin-anginkan (kadar air ± 40 %).
Starter berupa Starbio atau lainnya sebanyak 0,50 kg untuk setiap 100 kg jerami padi.
Pupuk urea 0,50 kg untuk setiap 100 kg jerami padi.
Air sebanyak 40 liter untuk setiap 100 kg jerami padi kering; sedangkan untuk jerami segar tidak perlu ditambahkan air.

CARA PEMBUATAN (untuk 100 kg )
Timbang jerami padi kering 100 kg.
Sediakna air sebanyak 40 liter dalam ember.
Timbang starter sebanyak 0,50 kg dan urea sebanyak 0,50 kg.
Jerami ditumpuk sejajar lapis demi lapis dengan ketebalan 25 cm (dengan ukuran dasar panjang 2,50 m x lebar 2,50 m).
Diatas lapisan disiram air yang telah dicampur urea sampai merata (untuk jerami kering; sedangkan untuk jerami segar tidak perlu disiram air).
Ditaburi starter hingga merata.
Ditumpuki selapis jerami padi (± 25 cm) sambil diinjak-injak hingga memadat.
Diulangi lagi penyiraman air diatas lapi-san jerami padi tersebut hingga merata.
Diulangi lagi penaburan starter hingga merata dan demikian seterusnya hingga selesai.
Setelah selesai, bagian atas ditutupi daun-daun kering seperti daun pisang atau daun lainnya.
Pembuatan jerami padi selesai dan dibiarkan minimal 3-4 minggu.
Setelah 3-4 minggu jerami padi fermentasi (tape dami) siap diberikan kepada ternak, namun sebelum diberikan terlebih dahulu diangin-anginkan.

JERAMI PADI FERMENTASI YANG BAIK
Baunya agak harum.
Warna kuning agak kecoklatan (warna dasar jerami masih nampak kelihatan).
Teksturnya lemas (tidak kaku)
Tidak busuk dan tidak berjamur.

pustaka: diambil dari berbagai sumber. google

 

Kamis, 24 Mei 2012

biofuel

BIOFUEL DARI BAHAN DISEKITAR KITA

   
sumber gambar : http://donatoacademy.com/blog/2010/10/ammonia-free-colour-donato/

BOIFUEL- Merupakan bahan bakar (BBM) alternatif  atau setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel berasala dari berbagai bahan, saya katakan berbagai bahan karena memang dapat dibuat dari bahan bahan bekas di sekitar kita.seperti pisang, batang jagung, jerami, alga, lumut, nyamplung,dll

Berikut ini pencarian saya mengenai berbagai sumber BIOFUEL

BIOFUEL DARI NYAMPLUNG

Pengertian dari nyamplung, yaitu adalah tumbuhan pantai yang bertajuk rapat, berbatang kuat, dan berumur sampai ratusan tahun.

Yang paling menarik dari tumbuhan nyamplung, biji nyamplung berpotensi diolah menjadi biofuel, dengan rendeman cukup tinggi. Dari satu kilogram biji nyamplung, bisa dihasilkan 0,4 liter biofuel.

Apabila Anda dari Magelang menuju Yogyakarta, setelah lewat kota Muntilan, akan tampak deretan pohon nyamplung (Calophyllum inophyllum L) sebagai peneduh di kiri kanan jalan. Nyamplung adalah tumbuhan pantai. Di sepanjang pantai di Taman Nasional Ujung Kulon, banyak dijumpai pohon nyamplung yang sudah berumur ratusan tahun, dengan diameter batang dua sampai tiga pelukan orang dewasa. Batang nyamplung raksasa ini tumbuh menjorok ke pantai, berselangseling dengan ketapang (Terminalia catappa L), keben (Barringtonia asiatica), Bintaro (Cerbera manghas), pandan laut (Pandanus tectorius), dan tumbuhan pantai lainnya.

Pohon nyamplung berkayu keras, kuat juga awet. Pohon-pohon nyamplung yang tumbang digerus ombak, selama bertahun-tahun tetap utuh, meskipun kulitnya sudah mengelupas. Daun nyamplung berbentuk jorong, panjang 10 cm, lebar 7 cm, berwarna hijau gelap, dengan tulang daun utama serta tepi daun berwarna putih kekuningan. Permukaan daun nyamplung licin dan mengkilap. Letak daun berselang-seling pada ranting. Bunga nyamplung tumbuh pada ujung ranting berupa malai, berisi belasan tangkai bunga. Masing-masing bunga berkelopak enam, berwarna putih, dengan diameter sekitar 3 cm. Lebih dari 100 benang sari tumbuh di tengah mahkota bunga, dengan kepala sari berwarna jingga. Tangkai putih berada di tengah-tengahnya, dengan kepala putik juga berwarna jingga.
Buah nyamplung berbentuk bundar sempurna, berdiameter 2 sd. 4 cm. Kulit buah berwarna hijau terang. Kulit buah sangat tipis, dan melekat erat pada tempurung biji. Di dalam tempurung yang keras inilah terdapat biji nyamplung yang mengandung minyak nabati, protein, serta zat tanin. Sebagaimana umumnya tumbuhan pantai, biji nyamplung akan terapung-apung di air laut, lalu terdampar di lokasi yang jauh dari induknya. Inilah cara tumbuhan pantai memencarkan lokasi tumbuh mereka. Hal yang sama juga terjadi pada tumbuhan pantai lainnya, mulai dari keben, bintaro, ketapang, pandan laut, dan kelapa. Bedanya, buah lima tumbuhan ini masih dilengkapi dengan sbut untuk mengapungkan biji

Pembuatan biofuel dari nyamplung (step ini tidak begitu detail)

Buah nyamplung perlu dijemur sampai kering, sebelum dipecah tempurungnya, untuk diambil daging bijinya. proses pembuatan biodiesel dari buah nyamplung dimulai dengan memecah buah nyamplung dengan alat pemecah, mengekstraksi minyak dari kernel nyamplung dengan memakai alat press ulir, melakukan filtrasi minyak nyamplung kasar dan memprosesnya menjadi biodiesel melalui proses transesterifikasi. Tempurung buah nyamplung bisa digunakan sebagai bahan bakar, baik dengan cara dibakar langsung, atau dijadikan briket arang. Pengambilan minyak, dilakukan dengan mengepres biji nyamplung setelah dijemur sampai kering. Minyak biji nyamplung tidak lazim dikonsumsi sebagai minyak goreng, karena banyak kandungan saponinnya. Sama dengan biji bintaro, biji nyamplung juga beracun, hingga tidak pernah dimakan oleh monyet sekalipun. Beda dengan biji ketapang yang rasanya gurih, hingga disebut sebagai Indian almond, Bengal almond, Singapore almond, Malabar almond, Tropical almond, dan Sea almond.

sumber : http://foragri.wordpress.com/2012/04/16/agroindustri-biofuel-dari-nyamplung/ 

dan  http://www.ristek.go.id/index.php/module/News+News/id/9293

Kelebihan biofuel dari nyamplung


Biodiesel dari biji nyamplung terbukti lebih irit dari solar. Asap yang dibuang dari biodiesel ini lebih putih dan tidak mengandung belerang, kendaraan lebih enteng ketika digas dan lebih halus suaranya.

Situs detik.com melansir hasil pengujian biodiesel nyamplung oleh Badan Litbang Kehutanan menghasilkan sejumlah kesimpulan antara lain kelayakan atas kinerja permesinan. Biodiesel nyamplung dapat digunakan untuk kendaraan bermotor (otomotif) sebesar 100%, tanpa campuran solar (B 100).

Dari sisi lingkungan, biodiesel nyamplung bebas dari polutan (green solar). Seluruh parameter kualitas telah sesuai dengan kualifikasi biodiesel menurut SNI 04- 7182-2006 dengan rendemen konversi asam lemak bebas (FFA) menjadi metil ester 97,8%.

Sementara dari sisi investasi, biodiesel nyamplung mencapai BEP (break event point) pada skala biodiesel 70 ton dan gliserol kotor 14 ton, dengan IRR = 31 %, masa pengembalian modal 6 tahun, NPV = Rp 326,7 juta, B/C ratio = 2,4. Pada kondisi BEP tersebut, diperlukan biji nyamplung 555 ton setara 11.100 batang pohon nyamplung atau setara areal 28 ha dengan produktivitas biji 50 kg/pohon/tahun. (1 daur budi daya nyamplung = 50 tahun, mulai berbuah umur 7 tahun).

Biodiesel nyamplung juga dapat digunakan sebagai campuran solar dengan komposisi tertentu. Bahkan jika teknologi pengolahannya tepat, dapat digunakan sebagai biokerosen pengganti minyak tanah.
sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/03/12/179983/Biodiesel-Nyamplung-Lebih-Unggul-dari-Solar-